عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu).

.
.
Assalamualaykum!

Janji untuk segera menulis di postingan sebelumnya ternyata baru –tersempatkan–tertunaikan sekarang. Setelah hampir menghabiskan bulan 10..

Yap, lagi, banyak hal sudah berlalu. Yang gembira, yang haru, yang duka..

Tapi intinya: Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin...

Karena benarlah seperti hadits di atas: sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin..

Singkat cerita, Alhamdulillah sampai sekarang saya masih Allah izinkan untuk berada pada lingkaran-lingkaran cahaya. Baik dalam lingkup terkecil yaitu membina keluarga bersama suami dan gadis kecil yang sekarang sedang belajar duduk, lingkaran keluarga yang lebih besar, hingga lingkaran-lingkaran mingguan.

Keseluruhannya memiliki kesamaan: menginspirasi! Alhamdulillah..

Terutama tentang 2 hal itu: sabar, dan syukur.

Ceritanya, baru memastikan sebuah kabar yang mengejutkan beberapa hari yang lalu. Kabar yang.. well, tentunya akan sedikit banyak mengubah perjalanan hidup ke depan. Mengubah timeline-nya, lah.

Ng.. Jujur, agak panik. Bukan, bukan kabar buruk kok, samasekali bukan. Hanya tidak menyangka.

: “Alhamdulillah. Ya, apapun yang terjadi, Alhamdulillah. Kakak sih nggak masalah, apapun, semuanya tetap harus disyukuri.”

…jawaban singkat itu yang membuat saya, kemudian tertegun. Teringatkan untuk kembali menata hati, meluruskan niat, membenahi prioritas.

Memang benar, sangat menakjubkan urusan seorang mukmin.

Menakjubkan, karena selalu ada ruang untuk berpikir positif. Untuk memperluas sudut pandang sehingga akhirnya dapat memetik hikmah yang sebenarnya berserakan pada setiap kejadian.

Jika mendapatkan kemudahan, ia bersyukur.. Dan jika mendapatkan kesulitan, ia bersabar…

Aduhai, alangkah ringannya!

Cukup percaya pada sang Rabb, maka melangkahlah dengan pasti. Dengan segenap optimisme, dengan harapan yang tak akan pernah mati. Harapan, akan sebuah cerita indah.. Akan sebuah balasan..

…dan lantas kita akan terus tergerak untuk berusaha maksimal. Karena setiap kemudahan dan kesulitan dapat disikapi dengan sabar, dan syukur.

Percaya, bahwa Allah tidak akan lupa, tidak akan salah, tidak akan kurang memberi, dan tidak akan kelebihan membebani.

Ya,
Apapun yang terjadi… Tenang saja.

Cukup bersyukur,
dan bersabar,
dan Allah akan siapkan balasan terindahnya.

Menakjubkan, bukan? :)

…..