Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan ilmu-Mu pilihan yang paling tepat, aku memohon kekuatan kepada-Mu dengan kemahakuasaan-Mu, aku memohon karunia-Mu yang besar. Sesungguhnya Engkau MahaKuasa, sedang aku tidak kuasa. Engkau MahaMengetahui, sedang aku tidak mengetahui, dan Engkaulah yang mengetahui perkara ghaib.

Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku, bagi agamaku, bagi hidupku, dan baik bagiku di dunia maupun akhirat, maka tetapkanlah dan mudahkanlah..

Sesungguhnya apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini buruk bagiku, bagi agamaku, bagi hidupku, dan buruk bagiku di dunia maupun di akhirat, maka jauhkanlah perkara ini dariku dan jauhkanlah diriku darinya…

Tetapkanlah kebaikan untukku di manapun aku berada, dan jadikanlah diriku ridha menerimanya.”

.
.
.

Maka silakan ia sebut keperluannya. (HR Bukhari, Abu Daud, Tirmidzi, dan yang lainnya)

— Di Jalan Dakwah Aku Menikah, Cahyadi Takariawan