Tuhan dulu pernah aku menagih simpati

Kepada manusia yang alpa jua buta

Lalu terhiritlah aku di lorong gelisah

Luka hati yang berdarah kini jadi kian parah

.

Semalam sudah sampai ke penghujungnya

Kisah seribu duka kuharap sudah berlalu

Tak ingin lagi kuulangi kembali

Gerak dosa yang mengiris hati

.

Tuhan, dosaku menggunung tinggi

Tapi rahmat-Mu melangit luas

Harga selautan syukurku

Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi

.

Tuhan, walau taubat sering ku mungkin

Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi…

.

Bila selangkah ku rapat pada-Mu,

Seribu langkah Kau rapat padaku…

.

.

.

.

berkaca-kaca.

.

.

.

Rabb :'(