Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri

Aral menghadang dan kedzaliman yang kan kami hadapi

Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati

Jasad ini , darah ini sepenuh ridho Ilahi

.

Kami adalah panah-panah terbujur

Yang siap dilepaskan dari bujur

Tuju sasaran , siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus

Yang siap terayun menebas musuh

Tiada peduli siapapun pemegangnya

 

.

Asalkan ikhlas di hati tuk hanya Ridho Ilahi

.

Kami adalah tombak-tombak berjajar

Yang siap dilontarkan dan menghujam

Menembus dada lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru

Yang siap ditembakkan dan melaju

Mengoyak dan menumbang kezaliman

.

Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Ilahi Rabbi

.

Kami adalah mata pena yang tajam

Yang siap menuliskan kebenaran

Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang selalu tajam

Bak kesabaran yang tak pernah akan padam

Tuk arungi da’wah ini, jalan panjang

.

Asalkan ikhlas dihati menuju jannah Ilahi Rabbi

.

.

.

pagi ini mendadak playlist saya memainkan nasyid ini, yang sudah cukup lama tak saya dengar.

dan menampar saya, yang sedang sok-sok gak baik-baik saja.
.

hey, kamu cuma anak kemarin sore yang belum menghadapi apa-apa! kenapa harus menyerah dan lemah??

.

SEMANGAT :) hari ini harus bermanfaat.

wujudkan tekad itu…