((ini dialog hati saya))

.

Jadi MaPres? Siapa sih yang nggak mau?

.

Kalimat di atas saya yakini kebenarannya bisa 100%. Mengapa? Karena seperti halnya keinginan untuk memberikan yang terbaik, saya yakin dalam diri setiap mahasiswa pasti ada asa untuk bisa jadi yang terbaik juga di kampusnya.

.

Hmm, ajang itu namanya Mahasiswa Berprestasi. Dan jangan salah, berdasarkan info yang saya dapatkan, yang namanya MaPres itu nggak cuma orang yang cemerlang dari segi akademiknya. Seorang Mapres juga kudu aktif, prestatif, kontributif, dan segalamacem -tif lainnya. Yang bagus tentunya, hehe.

.

.

tapi jadi mapres itu susaah… heu.

.

.

saya juga mengakui hal itu. Hmm, jangankan jadi mapres. mempertahankan IPK biar jadi tetep di atas 3 aja sulit! Maaf kalau saya kedengeran sok tahu, tapi faktanya, setiap nilai B (yang jika dikonversi akan sama dengan 3) akan mengurangi setiap nilai A, apalagi C!

Hal ini kerasa banget ketika saya–dengan panik–menghitung kemungkinan IPK TPB saya setelah keluar nilai yang… um… kurang baik.

Hasilnya masih alhamdulillah sih :)

.

‘tapi Jannah, Mapres itu nggak dilihat dari IPK aja. Prestasi juga penting…’

.

begitu kata Kakak. Hmm, iya juga, berdasarkan info yang saya dapat, semakin tinggi tingkat seleksi Mapres-nya, maka presentase peniliaian IP semakin kecil. Justru yang semakin dilihat adalah CV, yang berarti pengalaman organisasi, kepanitiaan, karya tulis dan perlombaan yang diikuti, dan sebagainya.

.

so, jadi Mapres malah tambah repot dong? Soalnya berarti gak cuma akademis, non-nya juga kudu dikejar. Padahal gak ikut apa-apa di kampus aja, nilai udah susah, hiks…

.

Yaa.. nggak gitu juga. Kalau dari awal mikirnya susah sih, ya sampe kapanpun juga bakal susah, heu.

Ayo ubah pola pikir! Jangan jadi mahasiswa yang kupu-kupu [kuliah-pulang-kuliah-pulang], itu mah nggak seru! Justru, cobalah untuk nyebur sepenuhnya di Kampus Kehidupan ini, dengan ikut kelembagaan, kepanitiaan, lomba, bakti sosial, keanggotaan sesuatu…

… dan temukanlah bahwa kamu mahasiswa yang kaya.

dan temukanlah bahwa jalan menuju Mapres akan terbuka lebih lebar…

.

.

bismillah. saya percaya itu.

dan saya mau kamu juga.

.

.

so, jadi Mapres? Mengapa tidak mencoba?

Walau mungkin pada akhirnya gak semuanya bisa secara formal jadi mapres, tapi jika berusaha sungguh-sungguh..

kita akan punya kebanggaan bahwa kita,

.

Mencari dan Memberi yang Terbaik.

.

IPB banget ya? Hehe :)

.

.

entry ini diposting juga di http://miftahulj09.student.ipb.ac.id