8 Desember 1987-2009

Intifadhoh secara harfiah berarti perlawanan dengan lemparan batu. Pertama kali rakyat Palestina berperang tanpa persenjataan dan tanpa dibantu negara-negara Arab tetangganya. Senjata mereka hanya batu, maka sejak saat itu generasi baru pejuang Palestina dijuluki oleh banyak penulis sebagai “The Children of Stone”

Intifadhoh pertama meletus pada tanggal 8 Desember 1987. Penyebabnya adalah sebuah truk militer Israel yang menabrak sekelompok warga Palestina di dekat camp pengungsi Jabalya di Jalur Gaza, menyebabkan empat orang terbunuh dan tujuh orang luka-luka. Rakyat Palestina bangkit melawan kebiadaban yang terjadi di atas tanah airnya.

Intifadhoh kedua meletus 28 September 2000. Intifadhoh ni dipicu oleh aksi
penodaan Masji Al Aqsha yang dilakukan oleh Ariel Sharon. Dengan dikawal puluhan orang bersenjata, para jamaah muslim yang sedang berada di dalam masjid diusir. Dan kini, api semangat intifadhoh masih tetap dan akan terus menyala selama penjajahan zionis Israel masih tetap bercokol di tanah suci Palestina.

22 tahun berlalu, tapi intifadhoh Al Aqsha masih menyisakan derita yang tak
kunjung usai.

Hari intifadhoh yang jatuh pada tanggal 8 desember, ternyata bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang dirayakan sehari sesudahnya (9/12). Lalu mengapa warga Palestina malah tidak mendapatkan hak asasinya?!

-Salam UI Departemen Palestine Center-

———————

iringkan doa dan bantuan terbaik yang kita bisa bagi saudara-saudara kita di Palestina…

sekarang!

ALLAHU AKBAR!