Tanggal 28 Agustus kemarin, aku merasa melepaskan satu keluarga. Sebenarnya tidak begitu, hanya struktural saja, kok. Tapi tetap saja rasanya jadi agak beda… jadi sangat beda…

Tanggal 28 Agustus kemarin adalah tanggal Serah Terima Jabatan DKM Ar-Rahmah, dari kepengurusan 2007/2008 ke 2008/2009… Semenjak tanggal tersebut, kurang lebih pukul 14.00, akhirnya aku melepaskan, tidak, menyerahkan apa yang dapat kukatakan sudah menjadi hidupku selama 2 tahun di SMANSA…

Ingin rasanya egois dengan tidak mengadakan yang namanya sertijab, bahkan sebenarnya aku pun saat itu sudah membuat kesalahan konyol pada surat yang akan ditandatangani, surat yang menyatakan resmi bahwa kepengurusan itu sudah beralih. Tapi tidak mungkin menutup mata; dakwah itu dinamis, akan ada mereka yang lebih kuat, yang telah tiba masanya, sementara aku sendiri harus bersiap untuk meraih ke jenjang yang lebih tinggi.

Tapi tetap saja rasanya jadi sepi.

Dua hari kemudian, lagi-lagi aku melepaskan satu keluargaku. Ya, memang secara struktural, namun tetap saja rasanya jadi sedikit beda. Salah, jadi amat berbeda.

Tanggal 30 Agustus 2008 adalah hari Serah Terima Jabatan KIR Periode 2007/2008 ke 2008/2009, dari KIR Semut ke KIR Lampu Pijar… Semenjak tanggal tersebut, kurang lebih pukul 15.30, aku melepaskan apa yang sudah menjadi tempat bernaungku selama 2 tahun…

Aku tahu tidak boleh egois, tapi tetap saja aku merasa kehilangan. Dua tahun ini, dua tahun yang diisi dengan berbagai kegiatan, diisi dengan suka, duka, di DKM-ku, di KIR-ku, akhirnya ya… berakhir juga. Beralih juga.

Meninggalkan sepi… Mungkin karena aku belum bisa beradaptasi dengan waktu yang tiba-tiba terasa kosong. Sebenarnya tidak kosong, tapi saat ada prioritas yang menghilang, di mana hal itu sudah terbiasa kuutamakan, otomatis aku jadi bingung.

Yah… hidup ini berjalan. Rodanya selalu berputar. Dinamis… Pasti ada perubahan. Aku hanya perlu menyesuaikan, Insya Allah pasti bisa!

Kepada adik-adikku, titip SMANSA untuk kalian jaga… kalian pasti bisa, dan jangan segan untuk tetap dekat ya… SEMANGAT! Aku bangga memiliki adik-adik yang hebat seperti kalian semua =)

Kepada teman-teman seperjuanganku, jujur aku tidak tahu harus berkata apa, kecuali terima kasih… terima kasih… terima kasih atas semuanya… terima kasih sudah menjadi keluarga yang begitu berharga… dan maaf… maaf atas segala yang tidak berkenan… ana uhibbukum fillah…

Sampai sekarang, sepi itu masih terasa. Tapi aku akan berjalan terus, Insya Allah…

PS. Eh, ada 1 ekskul lagi, sketsa, kan belum sertijab, jadi aku masih pengurus ^__^