Udah 2 minggu nggak pernah posting apa-apa nih…

Hmm..

Regenerasi kami di SMANSA sudah mulai memasuki minggu keempat… Sudah mulai jelas arahnya ke mana, sudah mulai jelas siapa yang akan diberi titel sebagai pemimpin, sudah mulai diserahkan semua tongkat estafet itu…

Sudah banyak pula korban yang berjatuhan. Mental dan komitmen, baik panitia dan peserta benar-benar diuji. Apakah kamu ikhlas menjalani masa-masa ini?

Tapi regenerasi tahun ini berbeda bagiku… Tidak seperti dua tahun sebelumnya, kujalani regenerasi tahun ini sebagai pihak yang meregenerasi. Pihak yang menyiapkan. Pihak yang menyerahkan tongkat estafet itu…

Yah, dua tahun sudah kujalani di SMANSA, dan kini saatnya bersiap menyerahkan kepada generasi selanjutnya, karena aku juga akan bersiap untuk meraih tongkat estafet baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi…

Selama menjalani hal ini, perasaanku campuraduk. Sayang… aku tidak ingin meninggalkan kalian, jujur aku masih belum rela menyerahkan tongkat itu karena aku belum merasa sudah melakukan yang terbaik… Namun di satu sisi, perubahan itu terus terjadi, tidak bisa ditolak, karena waktu sendiri toh tidak berhenti…

Teringat kata-kata yang diucapkan salah satu alumni pada Presentasi-Diskusi C2DH DKM :

“Ada pola pikir dari pejuang yang harus diubah. Jangan pikirkan apa yang bisa kamu dapatkan dari dakwah, tapi pikirkan apa yang bisa kamu berikan untuk dakwah…”

Ada banyak sekali hal yang ingin kusampaikan pada kalian, adik-adikku… Bukan, bukan semata-mata menjadi sok senior karena sudah kelas XII, tapi karena didorong rasa peduli, Insya Allah, dan keinginan kuat untuk selalu memberikan yang terbaik untuk SMANSA…

Dari sekarang, jagalah semangat kalian, jagalah keikhlasan kalian. Jangan orientasikan diri kalian pada jabatan, karena toh di manapun kalian berada, kalian tetap bisa memberikan kontribusi yang maksimal dan memperoleh hasil yang maksimal juga…

Mungkin pada masa-masa ini semuanya terasa absurd dan tidak bisa dimengerti. Tapi coba lihat dari sudut pandang yang lain… Coba jalani dulu, jangan mengeluh, karena semuanya pasti indah, sekalipun indah atau tidaknya itu juga tergantung dari kalian sendiri.

… tapi percayalah, Allah selalu memberi yang terbaik…

Untuk adik-adikku… Rakit bambu, Persai Ksatria, terimalah tongkat estafet dari Gatotkaca dengan kesiapan penuh… dengan kesadaran penuh… dengan keberanian… dengan keteguhan… dengan harapan…

Waktu kalian masih panjang. Berikan kontribusi terbaikmu pada dakwah untuk menjadikan SMANSA lebih, dan lebih baik lagi…

nb. buat PENDEKAR 0708,, kutunggu LPJ kalian. hehe. *kabur*