Hmm…

Tergelitik untuk sekedar menulis sedikit tentang hal ini…
Kemarin, aku beres-beres laci dan data-data yang tersebar. Wow, tebalnya kertas-kertas yang terkumpul itu… selama 2 tahun di SMANSA, dia mencapai lebih dari 30 cm… kayaknya setengah meter ada deh. Mulai dari kertas-kertas tugas sekolah, kertas-kertas KIR, dan so pasti yang paling banyak adalah kertas-kertas DKM. Peroker, format LPJ, surat, database, absensi, catatan rapat, dansebagainya danseterusnya. Wah, numpuk. Misahinnya aja makan waktu banyak banget…

Trus apa hubungannya dengan cinta?

Emm… maaf kalau jadi rada OOT (out of topic). Pas lagi beres-beres, aku tergelitik karena diantara kertas-kertas yang berantakan itu aku menemukan beberapa halaman novelnya Mbak Dian Yasmina Fajri, yang tentang Si Kembar Yasmin Muhammadi dan Yusuf Muhammad itu lho, yang judulnya ‘Tiga Ribu Tanda Tangan’. Itu novel lama… kalau sekarang udah nggak nemu kali ya, yang jual. Novel itu juga udah nggak utuh lagi, udah tersisa tinggal halaman-halaman saja…

Trus iseng kubaca.

Bagian yang kubaca, kebetulan menceritakan tentang usaha teman-teman Yasmin untuk menarik anak-anak baru di ROHIS… sepotong usaha. Soalnya halaman lanjutannya nggak ada, hehe.

trus ada juga bagian waktu festival sekolah Teladan… bagian yang aku sedih banget bacanya, waktu ada tawuran dan berakibat Emir, the most ikhwan-nya angkatan si kembar jadi korban dan berpulang…

Membaca sedikit novel itu, otakku langsung berputar mereview keseluruhan cerita yang ada di sana, lalu membandingkannya dengan cerita-cerita yang belakangan ini kubaca.

Aku menemukan persamaan… dan perbedaan.

Sama-sama cerita cinta; namun dalam kadar yang berbeda.

Belakangan ini aku sedang sering ‘nongkrong’ di fanfiction.net dan membaca berbagai macam cerita yang terupload di sana, pun ceritaku sendiri. Dapat ditarik satu benang untuk menghubungkan semuanya; semuanya adalah cerita cinta.

Novelnya Mbak DYF itu juga cerita cinta.

Bedanya… cerita cinta yang belakangan ini kubaca, sekalipun dengan bahasa yang sangat indah, dia cuma cerita cinta yang, maaf, tidak bermakna sangat dalam, karena hanya dibahas mengenai rasa yang ada diantara pria dan wanita. Bagus siih…

Sedang Tiga Ribu Tandatangan ini… bagiku lebih mengisi jiwa. Ia cerita cinta, tentang cinta seorang hamba kepada Rabb-nya, yang dikemas denga bahasa sederhana. Namun tetap lebih mengena, lebih mendekatkan diri pada sang Pencipta.

Membaca novel ini membuat aku malu. Yah, tokoh-tokoh di sini memiliki setting yang kurang lebih sama denganku… yaitu SMA. Sama-smaa ROHIS. Namun lihatlah, kehidupan mereka terlihat jauh lebih bermakna…

Hidup setiap manusia adalah cerita cinta. Namun dalam kadar seperti apa, tergantung bagaimana kamu mau menjalaninya… Apakah hanya kadar biasa, atau kadar super karena berisi cerita cinta kalian dengan Sang Pencipta…

————

P.S. No offense buat para author FFn yang membaca ini… still likes your story, guys. Keep writing! ^_^

Well, jujur aku jadi bingung, sebenarnya entry ini tentang apa ya?