menulis
menulis
aku harus menuangkannya
aku harus membingkainya
karena kalau tidak,
semua itu akan menghilang
semua kenangan akan beterbangan
kalau hal itu sudah terjadi,
ke mana lagi aku harus berpijak?

semua kenangan itu…
semua bukti bahwa aku ada
smeua bukti bahwa masih ada yang peduli
semua bukti bahwa seorang diriku juga memiliki cinta…

kenangan itu semakin memudar.
tidak!
aku bertarung dengan waktu.
kucoba membingkai apa yang masih ada
kucoba mengais apaapa yang masih tersisa

tetapi memoripun ada batasnya
seperti sebuah stardust,
kenangan itu terbang… menghilang…
bersama angin…
bersama segala rasa…

tapi aku tidak ingin menyerah
menulis
menulis
aku harus menuangkannya–
minimal sisa-sisanya
agar masih ada
tempat untuk bermuara…


—————————– 04012008

sebuah puisi yang terjadi begitu saja? entahlah, tapi kupikir, karena ingatan kita terbatas, kita membutuhkan sebuah media untuk mengabadikan kenangan-kenangan yang terlalu berharga untuk dilupakan… dan itulah yang sering kulakukan.

Tapi.. apakah baik untuk hidup dalam kenangan?