Pejamkan mata; apa yang kau lihat?
Dua, tiga
Dua, tiga masa depan bangsa yang berbeda
.
Di sisi satu,
Anakanak berlarian riang tanpa duka
: pagi hari ayahbunda kerja; sebelum pergi cium lembut kening mereka
Jalanan merata, walau macet terkadang namun tak apa
Pergi ke sekolah riang belajar makan bekal main bersama teman
Tatkala malam, nyalakan kotak persegi tengok dunia:
juta berita bahagia terpampang di sana
ayahbunda pulang, makan bersama, lalu tidur nyenyak
selimut hangat membalut, mimpi indah menyambut.
.
Pejamkan mata; apa yang kau lihat?
Dua, tiga
Dua, tiga masa depan bangsa yang berbeda
.
Di sisi dua,
Anakanak berlarian riang tanpa duka
: pagi hari ayahbunda kerja; tak cium sebab pergi sebelum mata bahkan membuka
Jalanan macet, klakson berbunyi di manamana
Ke sekolah walau terpaksa jajan-jajan berantem dengan teman
Tatkala malam, nyalakan kotak persegi tengok dunia:
berita duka berita bahagia seliweran takkeruan di sana
tapi malam ini ayahbunda tak pulang, makan malam dingin, tidur gelisah
untung masih ada selimut, jadi mimpi masih terjumput.
.
Pejamkan mata; apa yang kau lihat?
Dua, tiga
Dua, tiga masa depan bangsa yang berbeda
.
Di sisi tiga,
Anakanak berlarian berusaha riang walau duka
: pagi hari tak ada yang kerja sebab tak ada orangtua
Jalanan kumuh, tapak kaki menapak tanah panas tanpa alasnya
Tak sekolah, tapi nongkrong di jalan di pasar dimana saja
boro-boro tengok berita, kotak persegipun tak ada
: ah, tapi paling cuma duka bertumpahan di sana
Malam merayap badan terhempas lelah. Yah,
bisa makan saja Alhamdulillah. Tidur?
beratap langit beralas bumi, bisa nyenyak saja sudah anugerah.
.
Pejamkan mata; apa yang kau lihat?
Dua, tiga—ah, Lebih!
ada jutaan masa depan bangsa yang berbeda
Ya, ada jutaan masa depan berbeda
Membayang menunggu saat menyata
Masa depan siapa?
Di mana?
Kapan?
Mengapa?
Bagaimana?
.
.
.
Ah.
Sebuah retorika yang kan kau tahu sendiri jawabannya
.
.
.
.
–in memoriam of IPB Art Contest 2010. dibuat dengan terburuburu di kamar nomor 76 gedung A1, larilari ke warnet di Bara untuk ngeprint, dan alhamdulillah tidak percuma =)